Kotak Makan Satu Sekat Atau Banyak Sekat?

Saya suka beli tempat makan, terutama yang banyak sekatnya dan tidak tumpah. Nggak harus yang mahal, ada kok yang harganya nggak sampai seratus ribu, meski ya pada akhirnya ada harga ada rupa. Yang sudah merasakan punya yang mahal dan yang biasa saja, pasti bisa mengerti kenapa sekedar tempat makan saja harganya lebih dari setengah juta.

Sekarang ini belum nambah koleksi lagi, karena lagi nabung buat kebutuhan lain. Tapi nanti akan balik lagi sepertinya, beli satu dua merek keinginan yang belum tercapai tahun lalu. 

Kenapa suka tempat makan yang banyak sekatnya? Alasan utamanya karena sangat praktis. Cukup dengan satu tempat makan, semua jenis makanan (bahkan bisa secara cermat kita siapkan 4 sehat 5 sempurna, jika kita mau) masuk semua.

Ini memudahkan banget buat anak kita makan, karena alih-alih harus membuka 2 hingga 3 tempat terpisah saat jam makan, anak cukup menghadapi satu kotak saja. Jam istirahat untuk memakan bekal itu sangat terbatas kan ya? Berapa menit? Paling 10 menit atau 15 menit kan?

Bekel sarapan hari ini ke kantor. Senangnya Munchbox udah sampe, langsung dipake. Pengen punya tempat bekel kuning, waktu mo PO Omiebox, yg kuning belom ada. Begitu Munchbox kluar bisa PO, langsung pesen yang kuning. Ini ukurannya lebih gede dari Yumbox, isinya lebih banyak karena lebih tebel. Jadi cocok buat bawa bekel emaknya. Nana yang Yumbox aja. Semoga hari ini seceria wadah bekel ini ya. #bekalanak #bekalkesekolah #bawabekel #munchbox #omieboxlunch #omiebox #bekalanak #bekalanaksekolah #bekalanaksehat #bekalsehat #bekalsehatkesekolah #idebekal #idebekel #bekalsekolah #gengbekel #bekelicious #bento #bentobox #lunchbox #lunchtime #healthyfood #yummy #homecooking #homemade #yumboxid #momblogger #momblog

A post shared by Nana (@dianawahyudi) on

Dengan 2 atau 3 kotak terpisah, seberapa banyak kemampuan makan anak TK atau SD awal? Ukuran kotak makan yang kecil pun bisa 500 ml, betapa banyaknya makanan yang harus dihabiskan jika harus dikali 2 atau 3 kotak bekal. Kotak makan yang banyak sekat seperti yang saya punya, besarnya tak lebih 1000 ml dan isinya pun tak harus dipenuhi setiap sekatnya.

Tapi ya semua kembali lagi ke kebutuhan masing-masing ya. Karena selera dan kebutuhan makan setiap anak berbeda, bukan berarti menyalahkan yang anaknya bawa bekal dipisah menjadi 2 atau 3 kotak tempat makan.

Kelemahan kotak bekal dengan banyak sekat ini ada juga. Karena banyak sekatnya, terkadang kekurangan ide buat mengisinya. Dalam satu hari harus berpikir 4 hingga 5 macam makanan yang berbeda yang harus dimasukkan. Buat emak-emak bekerja yang nggak punya ART macam saya, PR banget deh masaknya. Seringnya ya jadi masukin jajanan ke dalamnya. Beli di minimarket deh jadi solusinya.

Persoalan menatanya, justru buat saya lebih mudah di lunchbox dengan banyak sekat. Tidak perlu kemampuan membuat bento box cantik alias kyaraben, lunchbox banyak sekat udah lumayan instagramable kalau difoto. Coba kalau kotak makan dengan satu sekat, trus makanan cuma ditaroh diawur gitu masukinnya, pasti ilfil deh ngeliatnya wara-wiri di timelie. Hahahahaha.

Masih ada satu lagi sih sebenernya, keinginan punya pojokan tersendiri buat poto-poto bekel. Tapi apa daya rumah seuprit seukuran kandang kucing, jadi belum memungkinkan, hiks. Ya udah, nabung aja dulu buat beli Planetbox.

🙊🙊🙊🙊🙊

Tulisan ini sudah 3,421 kali dibaca

2 thoughts on “Kotak Makan Satu Sekat Atau Banyak Sekat?

  1. karena anakku belum beneran sekolah, masih sekolah di daycare aja, jadi bundanya belum keracun buat beli lunch box macam-macam, masih pake tupperware aja, hihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *