Yang Tertinggal Dari Postingan Lomba

Alhamdulillah, tulisan untuk lomba kemarin berhasil jadi juara 3. Persiapan buat nulisnya emang ekstra dan sebenernya lumayan membosankan juga, hahaha. Karena nulis yang begitu-begitu terus. Cerita jalan-jalan jadi nggak sempat ditulis, cerita yang lainnya juga harus rela terlupakan dan udah nggak kepikiran lagi kalau sekarang mau ditulis. Tapi iseng buka folder foto yang saya buat khusus untuk menyimpan gambar-gambar kegiatan belajar Diana selama ikutan lomba kemaren, masih ada banyak sisa kegiatan yang belum dimunculkan di blog ini.

Salah satunya adalah permainan matching warna sederhana seperti yang dibawah ini.
Matching Game Idea
Cara membuatnya cukup mudah, hanya butuh selembar kertas A4 dan stik es krim (kalau ada). Saat saya membuat mainan untuk Diana ini, kebetulan stok stik es krim saya tinggal 4 buah, sedangkan saya ingin membuat lumayan banyak kombinasi warna, jadilah saya berpikir, mencari alternatifnya. Saya punya beberapa lembar kertas tebal yang sudah dilaminating. Saya coba jiplak sesuai dengan ukuran stik es krim, dan ternyata setelah saya gunting, lumayan kuat juga stik alternatif ini. Semangatlah saya habiskan satu halaman kertas tebal yang sudah dilaminating itu untuk pengganti stik es krim.

Mencocokkan Warna

Permainan ini cocok untuk anak-anak usia pra-sekolah seperti Diana. Tanpa sadar anak belajar tentang warna. Perbedaan warna itu salah satu hal yang mudah diindera oleh mata. Permainan ini masuk dalam kategori pengembangan visual discrimination skills. Variasi permainan ini sangat banyak. Bisa juga dipakai permainan matching game sederhana dengan membedakan satu warna saja. Yang di atas sudah lebih kompleks ya, karena melibatkan dua warna, meskipun menggunakan satu obyek yang sama, yaitu stik es krim (DIY ala saya).

Messy Play Ala Diana

Nah, kalau yang satu ini, permainan ngacak-acak ala Diana. Ya jangan dikira kalau gambar yang saya upload di blog ini bagus-bagus, jadi berpikir main bersama anak itu cuma ada bagian mengasyikkannya doang ya. Sama aja, kok. Setelah bermain itu selalu ada boyok mamanya yang pegel-pegel harus beberes. Diana ini paling seneng ngabisin double tape. Pokoknya tiap kali mamanya abis beli, selalu deh buat nempelin apa aja. Itu gelas bekas minuman udah saya pakaiin baju capek-capek, belum jadi dimainin sesuai ekspektasi, udah diacak-acak buat mainan sendiri.

Nempelin Double Tip

Pernah dibikinin kado sama anak? Saya pernah dong, hahaha. Lihat deh kado buatan Diana di atas. Keren, kan? Kalau kegiatan di bawah yang sempat saya videoin, adalah Mewarnai Dengan Cait Air dan Tangan. Cat airnya nggak usah dicairin sama air ya, jadi diratain aja ke telapak tangan langsung, supaya bisa dicap ke atas kertas hasilnya bagus.


Ada beberapa warna yang Diana mainkan, tetapi setiap kali main nggak kuat sampai lama, cuma sekali cap, abis itu buru-buru minta tangannya dicuci bersih. Mau sih diajakin mainan warna-warni, tapi kalau sudah selesai ya sudah, nggak minta lagi dan lagi.

Mewarnai Dengan Spons

Spon Dan Cat Bikinan Sendiri

Cat dari tepung

Saya juga pernah nyoba bikinin cat warna dari tepung dicampur dengan pewarna makanan. Mainnya dioles pakai spons, ternyata lama bener keringnya, jadi kaku pula kertasnya setelah kering. Belum saya ulang lagi deh percobaan permainan tersebut.

Itulah beberapa permainan yang dibuang sayang, sisa dari usaha buat lomba kemaren. Selanjutnya baru akan nulis permainan setelah lomba. Sampai jumpa.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

8,448 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>